Sabtu, 02 Juni 2018

Bersaing di maxi scooter, apa aja PR Suzuki merombak Burgman?

Tulisan ini sekedar angan-angan saya, kalo seandainya Suzuki mau berjibaku melawan PCX dan NMAX, kira-kira apa aja yang bikin saya pengen pindah haluan? (walaupun mungkin baru 4 tahun kedepan). Sebelum milih PCX kemarin, saya cukup galau dengan NMAX, kalau NMAX di update lebih cepat dan punya semua fitur yang kurang dari PCX, pasti saya pilih NMAX. Dengan latar belakang itu, kira-kira seperti ini fitur yang perlu disematkan ke Burgman kalau mau di adu dengan PCX dan NMAX. Sementara kalau mau diadu dengan XMAX hal-hal ini juga bisa dipertimbangkan.

Desain

Desainya menurut saya masih cukup elegan. Ada beberapa titik yang agak risih sih di mata saya, tapi dengan fitur yang cukup, masalah desain ini buat saya masih oke. Sayangnya tidak banyak fitur dibandingkan dengan lawanya.

Pada bagian ekor, saya melihat ada garis desain yang mirip dengan Xmax, lampu belakang dua bagian simestris yang terpisah (bagi saya mirip XMAX). Kalo dari sisi desain, memang Burgman ini lebih menantang XMAX ya, tapi elegan. Kalo NMAX maskulin dibenturkan honda dengan PCX yang elegan, Brugman ini terlihat elegan dan cocok kalo dibenturkan dengan XMAX kalau harganya reasonable.

Sektor penerangan, tentunya harus bersaing dengan yang ada sekarang. Penggunaan lampu LED yang tahan lama tentunya akan jadi nilai lebih. LED dengan proyektor di bagian depan tentunya akan sangat baik (terlalu berharap).

Sampai sekarang di dunia maya belum ada bocoran Burgman yang akan di benturkan dengan PCX dan NMAX ini, mungkin masih cukup lama, masih ada waktu untuk menabung.

Mesin

Kapasitas mesin penantang NMAX dan PCX dari Suzuki ini katanya akan lebih besar. Di bagian mesin, Suzuki ingin menunjukan superioritasnya dengan mesin yang lebih besar. Dengan mesin yang lebih, tenaga pada putaran bawah lebih besar, tapi sayangnya konsumsi bahan bakar cukup disoroti di segmen ini, terutama segmen sekuter 150 cc. Mungkin beda ya kalau mau dibenturkan dengan XMAX, agak jarang saya menemui owner XMAX yang mempermasalahkan konsumsi bahan bakar, karena menurut mereka (mungkin) kepuasan berkendaraan itu yang utama dari pada konsumsi bahan bakar.

Saya tidak bisa banyak menduga, tapi dengan kapasitas lebih besar, apakah jadi nilai lebih, atau malah menjadi boomerang dengan konsumsi bahan bakar yang jadi lebih boros. Atau Suzuki sudah menyiapkan mesin hybrid untuk meningkatkan efisiensi? Ya, cuma waktu yang bisa menjawab.

Fitur

Burgman saat ini sudah menggunakan ABS, kalo bisa dipertahankan, misalnya seluruh line up maxi scooter Suzuki pake ABS, tentunya akan lebih baik lagi. Buat saya sendiri, ABS opsional sih, klo ada yang enggak pake ABS, saya prefer itu. Alasanya? Karena fitur itu jarang terpakai, ABS di kendaraan saya yang sekarang aja nganggur enggak pernah kedip :D

Mengganti lampu yang saat ini masih bohlam tentunya juga perlu, mengingat pesaingnya di level ini sudah pakai LED semua. Malah konon saya dengar Yamaha akan mengeluarkan NMAX dengan lampu full LED (entah full atau makin bertambah banyak LED tapi enggak Full). Hanya mengganti headlamp saja yang LED mungkin masih bisa mengejar ketertinggalan, mengingat lampu depan ini paling banyak mengkonsumsi daya dan paling krusial. Lampu belakang masih bohlam, menurut saya bukan masalah besar.

Untuk persaingan di segmen ini Traction Control atau TC mungkin belum ya, mengingat powernya hanya sekitaran 10-11 kw. Kalau Suzuki mau memberikan 12 atau 13, saya pikir masih belum perlu traction control. Tentu kalau diberikan pasti menambah nilai tawarnya, tapi kalau membebani harga, sebaiknya tidak usah.

Ride by wire juga opsional. Untuk saya kalau ada ride by wire dan mode berkendara akan memberikan nilai lebih. Dengan kapasitas mesin yang besar, pengguna bisa memilih apakah mau super irit dengan pembatasan power 10kw saja, irit dengan power maksimal, atau sporty, tentunya jadi nilai lebih. Tanpa idling stop, ride by wire buat saya harus ada. Dengan idling stop, ride by wire jadi nilai tambah yang masih saya perjuangkan kalau harganya naik dengan keberadaanya. Jadi buat saya mendingan ga pake TC tapi pake RBW dengan Mode berkendaraan. Wah, mungkin saya nanti bahas tentang RBW ini ya... sepertinya menarik.

Kesimpulan

Dari awal saya selalu sebut Burgman, padahal yang dijadikan untuk melawan NMAX dan PCX belum tentu berbasis Burgman. Tapi saya sangat berharap basisnya Burgman, karena dia unik.

Enggak seperti Forza yang menggunakan sasis modifikasi untuk kelas 125nya, Burgman tetap menggunakan sasis atau model daleman yang mirip dengan yang besarnya. Bisa dilihat dari posisi radiatornya yang ada di depan. Honda Forza 125 radiatornya di belakang, di atas pipa gas buang, mirip seperti PCX baik yang 125 ataupun 150. Tapi Forza 300 radiatornya di depan. Beda dengan Burgman yang dari 125 sampai 650, semua radiatornya ada di depan. Seperti ada kesan hanya cc-nya saja yang berbeda, sisanya lebih serupa.
Keunggulan radiator di depan? Kemungkinan pendinginanya lebih baik, tapi saya perlu riset lebih lanjut.

Begitulah harapan saya Suzuki mendesain Burgman, dilokalkan di Indonesia di benturkan dengan PCX dan NMAX dengan fitur-fitur tersebut diatas.

Demikian ketikan ngelantur saya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunjungi Postingan Lainya