Selasa, 17 Juli 2018

Apa BBM Bisa Basi?

Kira-kira BBM bisa basi enggak ya? Kalo basi jadi apa ya? Begitu kira-kira pertanyaan yang tiba-tiba muncul di benak saya di perjalanan tadi. Nah, setelah browsing-browsing, akhirnya ketemu nih artikel yang judulnya Does Gasoline Go Bad? Bisa langsung di klik judulnya buat ke artikel aselinya. Kata Pakde James Speight, seorang konsultan energi dan penulis buku "Handbook of Petroleum Refining", sangat sulit menggeneralisir. BBM dapat disimpan hingga berbulan-bulan bahkan tahunan tergantung pada lingkunganya, seperti panas, tingkat oksigen, dan kelembaban sangat mempengaruhi kualitas BBM. Lha kok yang ada di dalam bumi bisa tahan jutaan tahun? Itu blm diolah pakde, kalo udah beda banget sama yang diminum kendaraan.



Dalam pengolahanya, BBM ini dimurnikan, memisahkan bahan-bahan lain yang terkandung dalam minyak bumi. Kemudian ditambahkan substansi untuk meningkatkan oktan. Sudah dibahas ya tentang oktan di artikel Tentang Angka Oktan dan Kompresi di artikel kemarin-kemarin. Hasilnya, ada ratusan zat additive yang dicampurkan dalam BBM sehingga mencapai kualitas yang diinginkan untuk mesin kendaraan.

Masih di artikel yang sama, kata Richard Stanley, mantan insinyur kimia di Fluor Corporation, kalo BBM didiemin gitu aja, lama-lama enggak bekerja seperti yang kita pikirkan alias bahasa sini-nya basi. Ini lantaran zat hidrokarbon yang lebih ringan mulai menguap meninggalkan si cairan BBM ini. Lha kalo zat yang lebih ringan ini pada menguap, mesin mobil enggak bisa bekerja optimal dengan BBM yang tersisa ini kalo BBM didiemin terlalu lama. Masih kata Stanley, BBM ini kaya anggur, begitu dibuka dari botol, BBM akan mulai teroksidasi. Sebagian Hidrokarbon menguap yang lainya bereaksi dengan oksigen di udara, kemudian mulai memadat yang kita sebut sebagai gum. Kalo BBM basi ini masuk ke pipa-pipa, ini kaya kolesterol, mulai menyumbat saluran, misalnya saluran pompa bensin. Kesimpulanya, bensin harus disimpan di tempat yang dingin dengan oksigen yang rendah, yang kalo di SPBU biasanya disimpen di bawah tanah (tangkinya di tanam di bawah tanah).

Tapi, banyak banget faktor yang menentukan ini, jadi enggak bisa dibilang berapa lama BBM ini Basi, intinya sih, bukan hal yang bagus menyimpan BBM terlalu lama di tempat yang tidak disesuaikan untuk nyimpen BBM.

Nah, dari sini, coba pikir-pikir lagi, kalo di pertamini gitu kira-kira nyimpen BBM-nya dimana? Di jemur (kena panas), jangan-jangan botolnya tadinya lembab, atau udah berapa lama itu BBM disimpen di situ? Ya, BBM bisa basi, tapi variabel yang menentukan kebasi-anya itu banyak banget, enggak bisa kita nentuin 1 bulan, atau 1 tahun, tapi yang pasti, enggak baik nyimpen BBM di tempat yang tidak sesuai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kunjungi Postingan Lainya