Pentingnya memilih PSU (Power Supply Unit)

Kalo beli komputer, pasti yang dipikirin pengen prosesor yang itu, VGA-nya anu, motherboardnya ini, casingnya yang lampunya banyak kayak ono, tapi pernah mikirin PSU atau Power Supply Unit atau yang biasa disebut Power Supply ga? Alat yang menyediakan daya untuk seluruh perangkat yang ada di komputer ini sering terpinggirkan (dulu saya jarang mikirin perangkat yang satu ini), karena kalo dipikir, yang penting kan daya yang dibutuhkan terpenuhi, ya brand apa aja boleh lah.

Entah PSU apa ini :D

Itu dulu, sebelum tau kalo efisiensi PSU itu bisa drop sampai 50% atau mungkin lebih sedikit dari itu. Sekarang, setelah melihat beberapa pengujian di Youtube_belum pernah uji sendiri karena belum punya alatnya_ akhirnya saya sadar... saya tercerahkan kalo PSU juga menentukan! Menentukan seberapa besar perbedaan tagihan listrik yang harus dibayar kalo pake PSU abal-abal dengan watt besar.

Fungsi Power Supply

Ya, buat supply power lah, menyediakan daya listrik untuk dipakai pada sebuah PC. Tapi bukan cuma menyediakan lho, sebetulnya PSU ini merubah daya listrik rumahan tegangan tinggi dengan arus bolak balik atau yang biasa disebut AC, ke listrik searah yang teganganya lebih rendah atau disebut DC. Selain itu PSU juga memisah-misah daya yang dibutuhkan menjadi lebih kecil dengan voltase yang disesuaikan ke beberapa colokan yang salah satunya adalah colokan 24 pin yang biasanya ke motherboard.

Jumlah colokan ini berbeda antara satu PSU dengan yang lainya. Kalo buat komputer yang biasa-biasa aja seperti yang saya bangun kemarin mah, pake PSU biasa juga cukup, palingan cuma power buat Motherboard sama buat kipas dan hardisk, udah. Kalo misal mau pake kartu grafis tingkat tinggi yang membutuhkan daya tambahan dari PSU, ya perlu ada tambahan kabel yang kadang di PSU biasa enggak ditemuin.

Efisiensi

Efisiensi PSU ini yang paling krusial, biasanya lebih efisien berarti lebih mahal, walaupun enggak selamanya kaya gitu, kali aja ada PSU murah yang efisiensinya tinggi. Permasalahan utama PSU terletak dari fungsi PSU sendiri, yaitu merubah arus bolak-balik menjadi arus searah yang tadinya teganganya tinggi arusnya kecil ke arus besar tegangan rendah kemudian dibagi-bagi ke beberapa colokan alias socket.

Kalo masih atau sedang belajar arus listrik, pasti tau nih, perubahan tegangan dan arus ini pasti tidak sempurna, alias ada energi yang terbuang menjadi energi panas. Dengan panas yang tinggi hambatan listrik juga semakin tinggi, dan panas semakin tinggi dan hambatan semakin tinggi dan terus seperti itu sampai efisiensi PSU itu turun hingga 50 atau bahkan 40%. Nah, kalo punya PSU biasa-biasa aja atua bawaan casing, biasanya ini yang terjadi, jadi walau sistemnya cuma membutuhkan misalnya 200 watt, gara-gara PSU-nya jelek bisa jadi energi yang terserap malah sampe 400 watt (dan biasanya PSU-nya bawaan itu 450 watt, tipis banget bentar lagi enggak kuat ngangkat).


Nah, kalo mau aman sih coba cari PSU dengan sertifikat 80 Plus. 80 Plus ini menjamin kalo PSU-nya akan punya paling rendah 80% efisiensi. Sertifikasinya juga ada tingkatanya.dari 80 plus, 80 plus bronze sampe terakhir 80 plus titanium dengan efisiensi hingga 90 persen.

Kesimpulan

Jadi, pilih PSU jangan sembarangan kalo enggak mau tagihan listrik melonjak tinggi. Masukan budget juga untuk PSU biar enggak bingung belakangan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer